SMAN 1 Banjarbaru Tidak Pernah Ketinggalan dalam Menggelar Peringatan Isra Mi’raj pada Setiap Bulan Rajab

Penulis: Siti Mutiara Munawarah I Foto: OSIS/MPK SMAN 1 Banjarbaru

SMAN 1 Banjarbaru menggelar peringatan Isra Mi’raj 1446 H sekaligus Haul Abah Guru Sekumpul ke-20 dengan khidmat dan semangat yang tinggi di lapangan sekolah pada hari Jumat (31/01/2025). Kegiatan ini dilakukan setiap bulan Rajab, umat Islam memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang bersejarah bagi seluruh warga sekolah untuk mencetak makna spiritual perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dan kemudian ke Sidratul Muntaha.

Hikmah Isra Mi’raj sangat patut untuk diteladani karena sangat penting dalam sejarah Islam. Kegiatan Isra Mi’raj dilakukan oleh umat Islam untuk memperingati peristiwa perjalanan Nabi Muhammad SAW. Peristiwa ini diyakini sebagai salah satu mukjizat Nabi Muhammad SAW. Sebagai momen penuh pelajaran, Isra Mi’raj tidak hanya menunjukkan kebesaran Allah SWT, tetapi juga menanamkan nilai-nilai penting dalam kehidupan seorang muslim. Melalui peristiwa ini, umat Islam diajak merenungkan keimanan, memperkokoh hubungan dengan Allah, dan menjalankan kewajiban salat lima waktu yang menjadi inti syariat Islam.

    Acara Maulid Nabi Muhammad SAW di SMAN 1 Banjarbaru ini dihadiri oleh kepala sekolah, dewan guru, kepala komite, tenaga administrasi, serta seluruh siswa dan siswi. Lalu acara ini diisi oleh tausiah dari Ustaz H. Abdurrahman, S.Pd.I.

    Acara dibuka dengan pembacaan Kalam Ilahi dan Sari Tilawah oleh Ahmad Mujaddid Ibaadurrahmaan XI-A3 dan Izzati Kamila Putri Sayudi XI-A5 diiringi oleh pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan Sari Tilawah oleh siswa-siswi SMAN 1 Banjarbaru. Selanjutnya, Kepala Sekolah SMAN 1 Banjarbaru, Finna Rahmiati, M.Pd., sangat menyambut antusias perayaan Isra Mi’raj ini karena bertujuan untuk meneladani dan mengenang perjuangan Rasulullah serta dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan bagi para siswa.

Kegiatan dilanjutkan dengan ceramah agama yang dibawakan oleh Ustaz H. Abdurrahman, S.Pd.I. Dalam ceramahnya, beliau menyampaikan tentang pentingnya adab dalam kehidupan sehari-hari. “Ketika seseorang berbicara, sebaiknya didengarkan dengan baik dan tidak boleh bermain handphone agar menunjukkan rasa hormat,” kata Ustaz.

Selain itu, beliau juga membahas tentang pernikahan dalam Islam, mengambil teladan dari kehidupan Nabi Muhammad SAW. Beliau menceritakan bagaimana Nabi menghadapi kesedihan mendalam saat kehilangan istri tercintanya, Khadijah, serta bagaimana peristiwa Isra Mi’raj menjadi penghibur sekaligus pelajaran penting tentang ketakwaan dan kedekatan dengan Allah SWT.

Setelah ceramah, H. Bakhrani, S.Ag., memimpin pembacaan doa bersama, memohon agar kita semua diberikan keselamatan hidup, rezeki yang halal, dan keteguhan iman meningkat sebagai penutup.

    Kasmuji Dwi Prasojo, M.Pd.I., selaku pembina di bidang keagamaan, menyampaikan bahwa secara umum, acara Isra Mi’raj ini memberikan wadah dan peluang bagi siswa untuk menyalurkan minat serta bakat mereka melalui berbagai kegiatan keagamaan. Jika kegiatan ini dikemas dengan lebih meriah, misalnya dengan berbagai perlombaan, suasana keagamaan akan lebih terasa. Namun, karena keterbatasan dana dan waktu, belum ada perkembangan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Dalam wawancara, beliau menjelaskan lebih lanjut mengenai harapan dari kegiatan tersebut. “Berharap ke depannya kegiatan ini bisa lebih sukses dengan dukungan yang lebih baik, agar bisa menghadirkan acara yang lebih menarik dan bermanfaat bagi siswa,” ujar Kasmuji.

    Selain dari pembina, Muhammad Arsyad Wibisana, XI-A3, sebagai ketua pelaksana Isra Mi’raj, mengungkapkan pandangannya setelah mengikuti acara tersebut.

    “Menurut pandangan saya, bagi peserta, acara ini menambah pemahaman tentang Isra Mi’raj serta memperkuat keimanan. Bagi panitia, selain manfaat keagamaan, mereka juga memperoleh pengalaman dalam organisasi, kerja sama tim, dan kepemimpinan,” ungkap Arsyad.

Kabar Sekolah Lainnya