
Banjarbaru, 12 Mei 2026 – SMAN 1 Banjarbaru menggelar acara pengukuhan dan perpisahan Tahun Ajaran 2025/2026. Acara berlangsung dalam suasana hangat, khidmat, dan penuh haru, memberikan kesan mendalam bagi seluruh siswa kelas XII yang akan melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars SMAN 1 Banjarbaru oleh tim paduan suara sekolah, yang diikuti dengan khidmat oleh seluruh peserta dan hadirin. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat Kallam illahi dan saritilawah yang dibawakan oleh Ahmad Mujaddid Ibadurrahman dan Nazwa Noor Anisa. Doa bersama kemudian dipimpin oleh Bapak H. Bakhrani, S.Ag., dengan harapan seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan lancar dan berkah.
Ketua Panitia Ujian Kelas XII, Ibu Ismiyati, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan laporan kelulusan yang membanggakan. Sebanyak 278 siswa kelas XII dinyatakan lulus 100% dengan rata-rata nilai yang sangat baik. Beliau juga mengumumkan 70 nama siswa yang berhasil menembus Perguruan Tinggi Negeri (PTN) impian melalui jalur SNBP. Prestasi luar biasa juga ditorehkan oleh salah satu siswa, Qarenina Fatya Maulana, yang berhasil mendapatkan Letter of Acceptance (LoA) dari lima PTLN terbaik dunia.
“Selamat kepada seluruh murid kelas XII SMA Negeri 1 Banjarbaru. Semoga Allah SWT selalu memberikan kemudahan dan kelancaran untuk langkah kalian ke depan,” ujar Ibu Ismiyati yang disambut tepuk tangan meriah dari hadirin.
Kepala SMA Negeri 1 Banjarbaru, Bapak Fauzi Rahman, M.Pd., mengawali pidatonya dengan sebuah pantun yang mencairkan suasana. Dalam arahannya, beliau berpesan agar para alumni angkatan ini tetap menjaga nama baik almamater, memiliki daya juang yang luar biasa, serta tidak melakukan aksi coret-coret pada fasilitas sekolah maupun fasilitas umum.

“Kami mendoakan kalian semua sukses dalam karier masa depan. Jangan pernah melupakan jasa guru-guru kalian dan tunjukkan bahwa kalian adalah murid SMAN 1 Banjarbaru yang berakhlak mulia. Terima kasih sebesar-besarnya kepada ketua komite, guru, murid, serta orang tua atas dukungannya hingga acara ini terlaksana,” tutur beliau. Fauzi menutup pidatonya dengan sebuah puisi bermakna tentang kesiapan menghadapi masa depan, serta pantun penutup yang dijawab kompak dengan seruan “cakep” dari para siswa.
Turut hadir dalam acara ini perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, yang diwakili Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter SMA, bapak Muhammad Dong, S.Pd., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyatakan rasa bangga yang luar biasa atas capaian prestasi seluruh siswa SMAN 1 Banjarbaru. Beliau mengingatkan bahwa kelulusan ini bukanlah akhir, melainkan awal perjalanan sesungguhnya. “Apapun profesi yang kalian capai nanti, tetaplah membawa nama baik sekolah, dan fokuslah dengan tujuan yang ada di depan kalian, jangan sesekali menoleh ke belakang untuk ragu. Sukses untuk kita semua,” tegasnya, ditutup dengan dua bait pantun motivasi.
Memasuki acara inti, prosesi pengukuhan seluruh murid kelas XII dipandu oleh perwakilan guru, Bapak Fahruz Zaini, S.Pd. Beliau menekankan esensi kesetaraan manusia dalam berbangsa dan bernegara sebagai pandu-pandu bangsa. Pengukuhan secara simbolis diwakili oleh dua orang siswa di hadapan bendera Merah Putih dan bendera OSIS, dilanjutkan dengan pembacaan ikrar pengukuhan oleh Kepala Sekolah yang diikuti oleh seluruh siswa kelas XII. Pelepasan atribut sekolah secara simbolis kemudian dilakukan dengan didampingi oleh para wakil kepala sekolah.

Sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras selama tiga tahun, sekolah memberikan penghargaan dan sertifikat kepada sepuluh besar siswa berprestasi di bidang akademik, baik dari jurusan IPA maupun IPS. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada perwakilan siswa berprestasi di bidang non-akademik.

Acara pengukuhan diakhiri dengan prosesi utama, yaitu penyerahan Surat Keterangan Lulus (SKL) dan pengalungan medali kelulusan oleh Kepala Sekolah serta para wali kelas kepada seluruh siswa kelas XII. Prosesi ini menjadi simbol resmi berakhirnya masa belajar mereka di SMAN 1 Banjarbaru sekaligus menjadi kenangan indah atas perjuangan yang telah mereka lalui bersama.

Sesi perpisahan dan hiburan diisi dengan berbagai penampilan yang menghangatkan suasana. Penampilan girl group dari panitia wali murid menjadi pembuka yang menyentuh saat membawakan lagu “Saat Kau Tlah Mengerti” karya Virgoun. Lagu ini menjadi simbol “pelepasan” dari orang tua kepada anak-anaknya yang akan memasuki fase hidup baru yang lebih mandiri setelah lulus SMA. Serta penampilan tari dari Langgundi SMANSA, salah satu ekstrakurikuler sekolah, turut hadir sebagai pelengkap rangkaian kegiatan.
Anggota Paduan Suara SMAN 1 Banjarbaru turut memeriahkan suasana dengan membawakan beberapa lagu populer, seperti Dekat Di Hati (RAN), Sebuah Kisah Klasik (Sheila On 7), dan Mau Dibawa Ke Mana (Armada). Penampilan band SMANSA juga menjadi momen yang paling dinantikan dan disambut antusias oleh seluruh warga sekolah. Sebagai penutup, band Bigboss hadir memeriahkan akhir acara dengan rangkaian lagu yang menghibur.

Sebagai Ketua Pelaksana acara perpisahan sekolah, Nabil dari kelas XI IPA 3 menyampaikan tanggapannya terkait jalannya kegiatan perpisahan. Dalam wawancara bersama Nur Nadila dari Ekstrakurikuler Jurnalistik, Nabil mengungkapkan rasa syukur dan bangga karena seluruh perjuangan panitia akhirnya terbayar saat acara berlangsung dengan lancar hingga selesai. Ia juga merasa puas karena setelah acara berakhir tidak ada sampah yang tersisa di area kegiatan.
Nabil memberikan apresiasi besar kepada seluruh anggota panitia, khususnya divisi perlengkapan, yang telah bekerja keras dan tetap semangat selama proses persiapan acara. Menurutnya, kerja sama dan kekompakan panitia menjadi salah satu faktor utama keberhasilan kegiatan tersebut.
Di akhir wawancara, Nabil berharap seluruh lulusan dapat meraih kesuksesan dan mencapai cita-cita mereka masing-masing tanpa melupakan almamater sekolah yang telah menjadi tempat menimba ilmu dan pengalaman.
Dalam wawancara selanjutnya, Nur Nadila mewawancarai Zalfa Nadia Lahmanaula, salah satu siswa yang telah lulus. Zalfa menyampaikan bahwa tema “Arcanta” memiliki makna kebersamaan serta menggambarkan angkatannya sebagai pemimpin dan contoh bagi angkatan lainnya.
Sebagai Ketua OSIS periode sebelumnya, tempat yang paling berkesan bagi Zalfa adalah area sekitar ruang guru karena menjadi lokasi yang sering ia datangi selama menjalankan berbagai kegiatan sekolah. Momen paling mengharukan dalam rangkaian acara Arcanta dirasakannya saat proses pembuatan video dan pengambilan foto terakhir bersama teman-teman seangkatan.
Pemilihan tema Arcanta sendiri dilakukan karena maknanya dianggap paling sesuai dengan karakter angkatan mereka, serta merupakan hasil voting bersama seluruh siswa. Di akhir wawancara, Zalfa mengungkapkan bahwa saat acara perpisahan berlangsung perasaannya bercampur antara sedih, haru, dan bangga karena telah berhasil melewati perjalanan selama di sekolah bersama teman-temannya.
Acara pengukuhan dan perpisahan tahun ini berjalan dengan khidmat dan mengharukan. Ada banyak senyum bangga dan harapan besar yang menyertai mereka semua. Selamat jalan, siswa-siswi kelas XII SMAN 1 Banjarbaru. Langit luas menanti langkah kalian!
Tim Penulis : Jurnalistik Smana (Rezkia Salwa Luna, Nailla Ilhami Zahra, dan Nur Nadila)
Editor: Muhammad Asrori, S.Pd.




